I. Introduction
Animal research workstation sangat penting untuk penanganan hewan selama riset klinis. Alat ini memberikan perlindungan bagi pengguna dari mikroorganisme berbahaya, toksin, alergen, gas anestesi, dan cedera fisik— serta perlindungan lingkungan dari limbah dan bau. Sangat penting untuk mengidentifikasi fitur wajib pada workstation guna memperoleh perlindungan optimal yang dibutuhkan selama prosedur penggantian kandang, pembuangan alas kandang (bedding), dan pemindahan hewan.
II. Animal Research Workstation Guide to Models
| Animal Research Workstation | VIVA® Universal Penahanan Hewan (Animal Containment) VA2-E | VIVA® Akses Ganda Penahanan Hewan (Animal Containment) VDA | VIVA® Pembuangan Alas Kandang Penahanan Hewan (Animal Containment) VBD | |
|---|---|---|---|---|
| Aplikasi Utama | Prosedur penelitian | Penggantian kandang | Pembuangan alas kandang dari kandang kotor setelah penggantian | |
| Ukuran yang Tersedia | 4 kaki dan 6 kaki | 4 dan 5 kaki | 4 kaki | |
| Kontrol Alergen | Ya, terbukti uji ELISA | |||
| Proteksi Bahaya Biologis (Biohazard) | Ya | Tidak | ||
| Sertifikasi | UL | T/A | Ya | |
| CE | Ya, deklarasi kesesuaian CE | |||
| EN 12469 | Ya | T/A | ||
| Filtrasi | Filter Utama | Filter ganda ULPA (exhaust dan downflow) | Filter karbon + filter ULPA | |
| Pra-filter (Pre-filter) | Serat poliester sekali pakai non-cuci dengan daya tangkap 85% / Pra-filter karbon aktif terimpregnasi | |||
| Pengontrol | Mikroprosesor Sentinel™ Gold | Mikroprosesor Sentinel™ Silver | ||
| Blower | Motor DC ECM | Motor ganda DC ECM | Kipas motor sentrifugal AC | |
| Sistem Aliran Udara | Resirkulasi, 40% exhaust & 60% downflow | Resirkulasi “Push-pull” | Exhaust total | |
| Zona Kerja |
|
|
| |
| Aksesori Utama |
|
|
| |
III. Must-have Features of an Animal Research Workstation
Penahanan terverifikasi ELISA yang memberikan perlindungan optimal terhadap alergen
Tingkat kebisingan rendah untuk pengoperasian hening, nyaman bagi pengguna dan hewan
Dilengkapi blower hemat energi
Filter ULPA hemat biaya dengan zona kerja ISO Kelas 3
Pengontrol yang intuitif dan ergonomis
Aliran udara stabil dengan sistem pemantauan
Ruang kaki yang nyaman
Lapisan antimikroba
Aksesori lengkap dan beragam pilihan model
IV. Factors When Buying an Animal Research Workstation
Tujuan utama dari animal research workstation adalah memberikan perlindungan bagi operator saat menangani hewan dalam riset klinis. Terdapat berbagai jenis workstation penelitian hewan, dan penting untuk memilih model yang tepat sesuai dengan kebutuhan aplikasi Anda.
Faktor yang perlu dipertimbangkan saat membeli Animal Research Workstation
Daya tahan (durabilitas)
Performa operasional
Biaya perawatan rendah
Efisiensi energi
Ergonomi
Area kerja luas dan mudah diakses
Efisiensi filtrasi
Nilai ekonomis investasi
Kepatuhan standar ADA
Layanan purna jual
Masa garansi lebih panjang
Terverifikasi ELISA untuk perlindungan pengguna terhadap alergen
Pertanyaan umum sebelum membeli
Untuk aplikasi apa saja animal research workstation ini akan digunakan?
Apakah personel membutuhkan perlindungan dari sampel biohazard?
Apa bahan dan konstruksi permukaan kerja yang diinginkan?
Apa jenis pengontrol yang diinginkan?
Bagaimana konfigurasi aliran udara? Apakah menyertakan sistem pemantauan aliran udara?
Aksesori operasional utama apa saja yang dibutuhkan?
Berapa biaya pemasangan dan seberapa sulit proses instalasinya?
Berapa perkiraan biaya operasionalnya?
Berapa ukuran workstation yang dibutuhkan?
Apakah muat di dalam ruang laboratorium?
Apakah unit dapat melewati lorong, pintu, lift, dan jalur akses lainnya?
Alasan mengapa Anda membutuhkan unit baru
Membangun fasilitas laboratorium baru
Mengganti unit lama yang kurang efisien dengan biaya operasional tinggi
Unit rusak akibat gangguan elektronik atau mekanis
Workstation berulang kali gagal dalam sertifikasi kelayakan sehingga tidak aman digunakan lagi
Unit tambahan karena peningkatan beban kerja laboratorium
V. Safety Tips When Using an Animal Research Workstation
Menurut Institut Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja AS (NIOSH):
Reaksi alergi adalah salah satu kondisi paling umum yang berdampak buruk pada kesehatan personel yang terlibat dalam perawatan dan penggunaan hewan penelitian.
Gejala alergi meliputi bersin-bersin, hidung tersumbat, mata gatal, dan batuk.
Sebagian personel bahkan dapat mengalami asma atau gangguan pernapasan lainnya.
Personel harus melindungi diri dari paparan terhadap hewan dan produk hewani.
Segera cari bantuan medis jika timbul gejala alergi.
Petugas penanganan hewan harus mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari paparan hewan dan produk hewani:
Lakukan manipulasi hewan di dalam workstation berventilasi atau kabinet pengaman bilamana memungkinkan.
Hindari mengenakan pakaian sehari-hari (street clothes) saat bekerja dengan hewan.
Tinggalkan pakaian kerja di tempat kerja untuk mencegah potensi paparan bagi anggota keluarga di rumah.
Jaga kebersihan kandang dan area pemeliharaan hewan.
Kurangi kontak kulit dengan produk hewani seperti ketombe/dander, serum, dan urine dengan memakai sarung tangan, jas lab, dan respirator partikulat bersertifikat dengan pelindung wajah.
Rekomendasi Penggantian Kandang untuk Hewan Kecil
Gunakan Animal Containment Workstation yang melindungi hewan sekaligus personel laboratorium.
Rencanakan sesi kerja dan siapkan semua peralatan yang diperlukan sebelum memulai pekerjaan.
Nyalakan kipas dan seka permukaan kerja dengan disinfektan yang sesuai.
Keluarkan kandang dari rak berventilasi dan ganti satu per satu di dalam workstation.
Semprot sarung tangan Anda dengan disinfektan sebelum mengeluarkan hewan pengerat dari kandang kotor.
Pegang bagian tengah pangkal ekor hewan pengerat dan pindahkan ke kandang bersih. Jika terdapat lebih dari satu ekor di dalam kandang, pindahkan satu per satu.
Tangani hewan dengan hati-hati, karena penanganan yang salah dapat memicu reaksi agresif hewan dan menyebabkan potensi cedera serta ketidaknyamanan.
Pastikan tempat pakan dan botol minum terpasang dengan kuat.
Kembalikan kandang bersih ke slot yang benar pada sistem rak berventilasi.
Setelah semua kandang selesai diganti, lakukan penghitungan akhir jumlah hewan dan pastikan semua kandang terpasang aman di rak berventilasi.
Seka permukaan kerja dengan disinfektan yang sesuai dan matikan kipas.
Catat semua aktivitas sesuai prosedur yang berlaku di fasilitas Anda.
Rekomendasi Pembuangan Alas Kandang (Bedding)
Jika memungkinkan, basahi sedikit kandang kotor sebelum membuang alas kandang bekas.
Buang semua alas kandang kotor ke dalam Bedding Disposal Workstation yang sesuai.
Buang alas kandang kotor dan limbah laboratorium lainnya sesuai dengan pedoman fasilitas Anda.
Pemeliharaan
Workstation dan kabinet pengaman harus disertifikasi ulang oleh teknisi terlatih setidaknya sekali setiap 12 bulan.
Pernyataan Penyangkalan (Disclaimer): Esco sama sekali tidak merekomendasikan atau mempromosikan pengujian pada hewan. Alternatif untuk pengujian pada hewan telah tersedia dan saat ini terus dikembangkan.